Chris John Akan Bertarung Total Melawan Zaiki Takemoto dari jepang

Chris John, petinju penyandang sabuk gelar dunia kelas Bulu versi WBA, seusai melakukan latihan di sasana Mira Silver Banyuwangi Rabu (01/08) menyatakan akan bertarung melawan petinju tuan rumah Jepang Zaiki Takemoto yang dinilainya tangguh pada pertandingan 12 ronde tanggal 19 Agustus 2007 di Pulau Honshu, Kobe, Jepang.

Petinju yang dijuluki The Dragon of Indonesia mengatakan, dirinya tidak bisa memastikan apakah ia akan mampu menang KO melawan petinju peringkat ke-8 WBA, mengingat musuhnya itu dinilai sebagai petinju tangguh.

“Saya akan bertarung total sampai ronde ke 12. Tinggal menunggu kesempatan,” katanya kepada ANTARA di Sasana Mira Silver Banyuwangi Rabu (01/08).

Chris John bersama pelatih asal Australia Craig Christian berlatih dari pagi mulai pukul 08.30 sampai 16.30 WIB di sasana Mira Silver yang berlokasi di kawasan hotel Mira, Banyuwangi sejak Senin pekan lalu (23/07).

Ia memilih kota Banyuwangi sebagai pusat latihan karena kota Banyuwangi dinilai tenang dan kondusif serta cuacanya sama dengan kota Kobe yang pada bulan Agustus nanti panas.

Masih berbalut peluh tebal yang menyelimuti sekujur tubuhnya, ia minta dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar ia dapat memenangkan pertandingan pada tanggal 19 Agustus 2007 nanti.

Chris John menurut rencana menyelesaikan latihan pada hari Kamis dan esok harinya bersama pelatih dan rombongannya berangkat menuju Bali untuk persiapan terbang ke Jepang pada tanggal 8 Agustus 2007 melalui bandara Ngurah Rai Denpasar bali.

Persebaya Hampir Pasti Rekrut Striker Argentina

Manajemen Persebaya Surabaya hampir pasti akan merekrut striker asal Argentina, Juan Roberto Vallejos (29) untuk melengkapi skuad pemain asing, guna menghadapi putaran kedua Liga Indonesia 2007 yang dimulai awal Agustus mendatang.

Manajer Persebaya Lilik Soehartojo yang dihubungi wartawan di Surabaya, Rabu petang, mengatakan proses negosiasi dengan agen Juan Vallejos sudah mencapai kesepakatan dan saat ini tinggal menunggu masalah administrasi.

“Sudah ada kecocokan harga kontrak, tinggal tunggu administrasi Juan Vallejos. Kalau beres dan tidak ada masalah, secepatnya akan dikontrak,” katanya tanpa mengungkapkan nilai kontrak pemain itu.

Perekrutan Juan Vallejos akan mengakhiri perburuan pemain asing yang dilakukan Persebaya hampir dua bulan terakhir. Sebelumnya ini, puluhan striker asing dari berbagai negara datang melamar, tapi tidak ada yang memenuhi kriteria.

Usai putaran pertama, Persebaya sudah mengontrak dua pemain asing yakni Adinaldo de Oliviera (Brazil) dan Anthoni Jommah Ballah (Liberia) untuk melengkapi dua pemain lama, Pablo Rojas (Chile) dan Raymond Nsangue (Kamerun).

Juan Vallejos yang baru pertama kali datang ke Indonesia, sempat mengikuti seleksi di Persija Jakarta dan turun saat laga ujicoba melawan tuan rumah Persebaya akhir pekan lalu.

Penampilan pemain yang terakhir membela klub Stromers Bolivia itu memikat ofisial Persebaya, termasuk pelatih Suhatman Iman. Pada saat ujicoba kedua lawan Persija di Jakarta, Selasa (24/07), pelatih Suhatman Iman akhirnya merekomendasikan pemain itu untuk direkrut.

Saat ujicoba di Surabaya, manajemen Persebaya sudah mendapat kabar dari kubu Persija kalau Juan Vallejos tidak akan direkrut karena tidak cocok dengan karakter pelatih Serge Dubrovin.

“Saya memang rekomendasikan dia kepada manajemen dan saat ini memang sedang diproses. Roberto Kwateh (Kamerun) juga telah didepak dari seleksi usai laga ujicoba di Jakarta,” ujar pelatih Persebaya, Suhatman Iman yang dihubungi terpisah.

Dari pengamatan Suhatman, pemain bertinggi sekitar 185 cm itu memiliki karakter yang cocok dengan keinginannya, diantaranya pekerja keras, postur ideal dan keunggulan bola atas.

“Yang jelas, sekarang dia calon tunggal striker Persebaya dan hampir pasti dikontrak. Setelah ini, saya akan konsentrasi memantapkan kerjasama tim,” lanjut Suhatman.

Ketua Umum Persebaya, Arif Afandi yang ditemui terpisah mendukung langkah manajemen merekrut Juan Vallejos untuk putaran kedua mendatang.

“Dibanding beberapa striker asing yang ikut seleksi, saya lebih sreg (cocok) dengan Juan. Kemampuan dan posturnya mendukung untuk gabung Persebaya, terutama mengatasi kelemahan bola-bola atas di lini depan,” katanya

Program BPR Pesisir Miskin Peminat

Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) mengungkapkan, meskipun program Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pesisir telah diperkenalkan sejak 2003 namun hingga kini baru tiga BPR Pesisir yang mendapatkan ijin operasi.

Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K-DKP) Syamsul Maarif di Jakarta, Rabu mengatakan, pada 2003 Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) bekerjasama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkenalkan program BPR Pesisir.

“Dalam perjalanannya program BPR Pesisir mengalami pasang surut berkaitan dengan regulasi perbankan nasional tentang persyaratan pendirian BPR,” katanya.

Hal itu, tambahnya, ketika menyampaikan hasil kunjungan kerja ke Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, mengakibatkan yang semula 21 kabupaten/kota mengikuti program BPR Pesisir kemudian menyusut menjadi sembilan.

Sampai saat ini dari sembilan kabupaten/kota peserta program BPR Pesisir, baru tiga BPR Pesisir yang telah berhasil keluar ijin operasionalnya.

Tiga BPR Pesisir yang berhasil memiliki ijin operasi tersebut, lanjutnya, yakni BPR Pesisir di Kabupaten Agam, Pesisir Selatan dan Pasuruan.

Menurut Syamsul, keberadaan BPR Pesisir merupakan salah satu unit usaha simpan pinjam masyarakat pesisir yang berfungsi sebagai intermediasi lembaga perbankan dengan masyarakat pesisir.

Dikatakannya, peran lembaga perbankan dalam pemenuhan kebutuhan kredit masyarakat pesisir masih kurang maksimal sampai saat ini.

“Lembaga perbankan hingga kini enggan melayani kebutuhan kredit masyarakat pesisir karena resiko usaha yang tinggi,” katanya.

Untuk mengatasi kesulitan kredit mikro bagi masyarakat pesisir maka DKP membentuk Lembaga Keuangan Mikro (LKM) pada 2001 melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP).

Lembaga tersebut merupakan salah satu alternatif solusi bagi terjaminnya ketersediaan akses kredit bagi masyarakat pesisir.

Sampai saat ini telah terbentuk sebanyak 277 unit LKM yang berbasis di kawasan pesisir.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Pasuruaan, Dirjen KP3K meresmikan beroperasinya BPR Pesisir “Mina Mandiri”.

“Kita mengharapkan BPR Pesisir ini mampu meningkatkan kegiatan usaha khususnya budidaya tambak dan pengolahan rumput laut yang sedang berkembang di Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Daging Kelinci Bisa Turunkan Kolesterol

Moringo Oleifera (daun hijau kacang-kacangan) dapat menurunkan tingkat kolesterol dan konsentrasi glukosa pada kelinci, sehingga bila manusia mengonsumsi daging kelinci dimaksud juga dapat menurunkan kolesterolnya, demikian hasil riset yang dilakukan peneliti asal India, YB Rajeswari.

Hal itu disampaikannya pada hari kedua Konferensi Internasional Pengembangbiakan Kelinci (International Conference on Rabbit Production) di Bogor, Rabu.

“Moringa Oleifera dapat digunakan sebagai pakan suplemen non-konvensional pada ternak yang dapat menurunkan kolestrol kelinci,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tumbuhan tersebut juga dapat digunakan untuk pengobatan pada pasien penderita jantung dan kegemukan.

Dikemukakannya bahwa penelitian yang dilakukan dengan beberapa sejawat peneliti India lainnya itu dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian daun Moringa Oleifera pada periode yang berbeda terhadap konsentrasi haemoglobin dan beberapa parameter serum seperti protein serum, kolestrol serum, trigliserida, dan konsentrasi glukosa.

Selama percobaan, rataan kolestrol serum berkisar antara 84.25+3.17 dan 117.30+1.55., dan konsentrasi glukosa serum berkurang nyata pada tingkat pemberian daun Moringa Oleifera 10%.

Sementara itu, anggota panitia konferensi, Ir Bram Brahmantyo, MSi menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan bersama oleh Indonesia Center For Animal and Development, Indonesian Branch-World Rabbit Science Assosiation (IB-WRSA) serta Pemkot Bogor itu, dihadiri 120 peserta dari berbagai negara dan daerah di Indonesia.

Narasumber yang dihadirkan diantaranya dari Belgia, India dan Meksiko. Acara bertujuan untuk membudidayaakan produksi kelinci dan menarik dana di dunia untuk kelinci.

Ia menjelaskan, salah satu target dari acara ini adalah untuk meningkatkan pendapatan peternak di Indonesia khususnya, dan mengetahui kondisi perkembangan kelinci di negara lain.

Acara yang diikuti oleh para peneliti hewan, dosen, pengusaha ternak dan mahasiswa ini, disajikan dengan dua bahasa, yakni Bahasa indonesia dan Inggris.

“Selama kegiatan konferensi, kami banyak memelajari teknologi dan pemeliharaan ternak dengan efisien,” kata Saeful, pengusaha ternak ayam dari Lampung.

Selain itu, Pusat Penelitian Ternak (Puslitnak) Deptan yang berpusat di Kota Bogor pun ikut andil dalam acara ini, dengan mena,pilkan tujuh jenis koleksi kelinci dan juga menggelar bursa kelinci yang dapat dibeli masyarakat.

“Di sini kami menawarkan jenis-jenis kelinci diantaranya `Pelemig Giant` yang harganya berkisar Rp3-5 juta, jenis `Anggora`, `Ruminansia`, `Raja`, dan `Satin`,” kata Dadi (39), salah satu staf Puslitnak.

Sementara itu, Ketua Panitia konferensi, Dr Yono C Rahardjo menjelaskan, sekurangnya delapan negara dari empat benua mengikuti kegiatan tersebut.

Negara peserta yang hadir adalah Amerika Serikat (AS), Meksiko, India, Belgia, Italia, Hongaria, Nigeria dan Indonesia sebagai tuan rumah.

Ia mengaku tak menyangka konferensi itu akan mendapat respon luar biasa. Jumlah peserta mencapai 82 orang terdiri dari 55 % peneliti dan akademisi, 10 % pengusaha kelinci, 20 % peternak, 10 % karyawan penyediaan pangan dan sisanya, sebanyak 5 % berasal dari pelajar dan penggemar kelinci.

Menurut dia, konferensi akan diisi dengan pemaparan sekurangnya 46 makalah yang sudah terkumpul. Setelah acara inti selama dua hari di Kota Bogor, peserta akan bertolak ke Lembang, Bandung dan kemudian mengikuti program selanjutnya di Magelang (Jateng) dan Bali.

Walikota Bogor, Diani Budiarto dalam pidato tertulis yang disampaikan Asisten Sosial Ekonomi Setdakot Bogor, Indra M Roesli –saat membuka konferensi hari Senin (24/7)– menyambut baik diadakannya konferensi itu untuk membuka peluang bagi masyarakat luas memanfaatkan bisnis peternakan kelinci.

“Apalagi tema konferensi ini diperuntukkan industri skala kecil dan menengah, yang tentu saja sangat sesuai dengan perkembangan bisnis pertanian saat ini,” katanya.

Ia mengemukakan, kelinci dikenal luas sebagai hewan yang halal dimakan dengan perkembangbiakan yang sangat cepat. Kemudahan dalam berketurunan inilah yang menyebabkan orang mulai melirik kelinci untuk dikonsumsi.

Selain itu, pemeliharaan kelinci juga relatif mudah dan murah, sehingga dapat dipelihara, baik pada skala kecil di rumah tangga maupun skala besar di peternakan.

Potensi tersebut saat ini mulai dimanfaatkan di beberapa negara berkembang karena pemeliharaan kelinci tidak memerlukan lahan yang luas.

Keuntungan potensial yang bisa didapat dari pemeliharaan kelinci adalah memperluas variasi jenis makanan, mendapatkan penghasilan tambahan, menambah lapangan kerja dan meningkatkan produksi daging sehat berkualitas tinggi.

Namun demikian, katanya, minat untuk beternak kelinci ini dinilai masih rendah, walaupun ada kecenderungan meningkat. Di negara berkembang, masalah yang dihadapi peternak kelinci berkisar pada lemahnya permodalan, kurangnya pengetahuan dan penguasaan teknologi, serta kurangnya sumber makanan, lemahnya manajemen dan mutu peternakan

Kongres Ekonomi Vladivostok Siapkan Zona Judi Primorye

kongress ekonomiKongres Ekonomi Pasifik pertama, yang akan dibuka di kota Timur Jauh, Vladivostok Rusia diharapkan menarik perhatian para politisi dan usahawan dari negara-negara Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC). Itar-Tass, Selasa.

Kantor berita Itar-Tass mengatakan kurang lebih 300 pejabat, usahawan dan ekonom dari Rusia, China, Jepang, Korea Selatan, USA dan negara-negara APEC lainnya telah menyatakan keikutsertaan mereka pada kongres itu.

Direktur eksekutif Sekretariat APEC, Colin Heseltine, akan menjadi tamu forum ini yang mana ia diharapkan menyampaikan sebuah presentasi.

Presentasi dua proyek berskala besar akan menjadi peristiwa penting pada forum tersebut. Ini merupakan persiapan bagi kepemimpinan Rusia atas APEC pada tahun 2012 dan pendirian zona judi Primorye.

Sebuah sidang paripurna tentang kerjasama perdagangan, ekonomi, investasi Rusia dengan negara-negara Kawasan Asia-Pasifik, pembicaraan mengenai energi dan ekspor minyak serta gas yang potensi di Timur Jauh Rusia, logistik internasional dan prasarana transportasi Kawasan Asia Pasifik.

Kongres juga akan membicarakan mengenai kredit dan keuangan yang potensial bagi pengembangan kemitraan di Kawasan Pasifik yang akan diadakan dalam kerangka kongres ini.

“Kongres Ekonomi Pasifik yang pertama ini akan menjadi landasan kerjasama Rusia dengan para usahawan asing, lingkaran sains dan badan-badan negara tentang isu kerjasama investasi, inovasi, perdagangan dan perekonomian Rusia dengan negara-negara Kawasan Asia-Pasifik,” kata sumber dari komite penyelenggara.

Forum ini telah memperoleh status latihan penutup (dengan berpakaian lengkap) menjelang kepemimpinan Rusia atas APEC pada tahun 2012, kata mereka.

Lima Investor Berebut Kilang Banten

oilSebanyak lima investor dalam dan luar negeri telah menyatakan keseriusannya dalam pembangunan proyek kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari di Bojanegara, Banten.

Mantan Dirut PT Elnusa Rudy Radjab di Jakarta, Selasa mengatakan, kelima investor itu adalah PT Pertamina (Persero), National Iran Oil Refinery and Distribution Company (NIORDC), Medco Energy, SKS Energy (Malaysia), dan Secorp (Arab Saudi).

“Kelima investor itu sudah menyatakan minatnya secara tertulis untuk membangun kilang di Banten,” katanya.

Menurut dia, selain kelima investor itu, Sumitomo (Jepang) dan negara Oman juga menyatakan minatnya membangun kilang tersebut.

Pada 10 Mei 2006 di Jakarta, PT Elnusa, anak perusahaan Pertamina yang diwakili Rudy Radjab dan NIORDC, BUMN milik Pemerintah Iran telah menandatangani proyek Kilang Banten.

Penandatanganan tersebut disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Iran Ahmadinejad.

Sesuai kajian perusahaan konsultan asal Perancis, Axens yang dilakukan awal 2006, proyek diperkirakan menelan dana US$5,6 miliar.

Sebanyak 70% pendanaan direncanakan berasal dari institusi keuangan dan 30% modal sendiri.

Islamic Development Bank (ADB) dan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) sudah menyatakan akan membiayai proyek.

Rudy mengatakan, pada pertengahan Agustus mendatang, para investor tersebut akan melakukan pertemuan di Teheran, Iran guna membahas porsi kepemilikan proyek.

Berdasarkan komitmen awal, lanjutnya, Pertamina menginginkan kepemilikan 20%, NIORDC 33%, SKS 20%, Medco 5-10% dan Secorp 45%.

“Dari komitmen tersebut, terlihat minat mereka sudah oversubscribe,” katanya.

Rudy mengatakan, saat ini, Pertamina memang masih ragu dengan rencana pembangunan proyek kilang tersebut.

Keraguan Pertamina itu antara lain adalah ketersediaan minyak mentah dari Iran yang diperkirakan hanya 200.000 barel per hari dari kebutuhan 300.000 barel per hari.

Selain itu, kebutuhan gas sebanyak 200 juta kaki kubik per hari yang akan diperuntukkan buat unit hydrogen plant yang akan memecah rantai karbon minyak berat dari Iran menjadi produk BBM.

Selain itu, keraguan Pertamina yang juga dipertanyakan seluruh investor lainnya adalah kebutuhan tax holiday dan tingginya biaya enginering, procurement and construction (EPC) yang diperkirakan mencapai 1,5-1,6 kali dari estimasi awal.

“Namun, sebenarnya Pertamina tidak perlu ragu dengan kendala-kendala tersebut, karena semua sudah ada solusinya,” katanya.

Pertama, lanjutnya, kekurangan crude sebanyak 100.000 barel per hari bisa dicari dari sumber lain seperti Arab Saudi atau Iran sendiri.

Selanjutnya, menyangkut ketersediaan gas, juga bisa didapat dari Iran.

Menurut dia, dirinya sudah mendapat jaminan NIORDC bahwa kilang akan mendapatkan gas alam cair (LNG) dengan harga murah yakni lima dolar per MMBTU.

“Namun, memang kedua solusi itu bisa dilakukan asalkan dirundingkan dengan Iran,” katanya.

Rudy menambahkan, kalaupun tidak mendapatkan gas atau LNG, petroleum coke sebanyak 7.000 ton per hari yang dihasilkan kilang bisa diubah menjadi gas melalui proses gasifikasi.

Kebutuhan investasi gasifikasi itu mencapai US$800 juta.

Mengenai tax holiday, lanjut Rudy, sesuai UU Penanaman Modal yang baru disahkan, pembangunan kilang bisa mendapat insentif “tax holiday” selama 10 tahun.

“Dengan tax holiday selama 10 tahun, maka apabila masa konstruksi selama empat tahun dan titik impas selama enam tahun, proyek sangat ekonomis,” katanya.

Sedang, mengenai kendala mahalnya biaya EPC, menurut dia, diperkirakan saat pembangunan kilang yang dimulai akhir 2008, harga EPC sudah kembali normal, sehingga biaya pembangunan kilang akan tetap US$5-6 miliar.

Ia mengharapkan, pembangunan Kilang Banten bisa segera direalisasikan.

Sebab, sudah terjamin ketersediaan crude yakni dari Iran dan pembelinya yaitu Pertamina.

Apalagi, lanjut Rudy, Indonesia bisa mendapat harga crude Iran hanya US$38 per barel atau US$22 per barel di bawah harga minyak jenis Brent yang US$60 per barel.

“Dengan harga crude seperti itu, hasil studi Axens memperkirakan IRR (internal rate of return) kilang bisa mencapai 17% atau jauh di atas rata-rata kilang lainnya yang hanya 11-12%,” katanya.

Selain itu, menurut dia, pembangunan kilang sudah menjadi komitmen presiden kedua negara dan ketergantungan impor BBM yang masih tinggi.

“Tahun kemarin, Indonesia impor 300.000 barel per hari, tahun ini sudah naik jadi 400.000 barel per hari. Sehingga, Indonesia tidak pernah menikmati harga BBM yang tinggi sekarang ini,” katanya.

Rudy juga mengatakan, sesuai target, seluruh permasalahan pembiayaan diharapkan sudah selesai tahun ini dan akan dilanjutkan dengan pekerjaan desain yang memakan waktu 6-8 bulan.

“Sehingga, akhir 2008 sudah dimulai pembangunannya. Jika pembangunan berlangsung selama empat tahun maka tahun 2012, diharapkan kilang sudah beroperasi,” katanya.

Pemerintah Harus Segera Buat Aturan Calon Independen

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang merevisi pasal-pasal dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemda sehingga memberikan kesempatan bagi calon independen kepala daerah, mengharuskan pemerintah (eksekutif) segera membuat aturan tindaklanjut putusan MK itu.

Pengamat Politik dan Hukum di Lampung, Drs Jauhari M Zailani MSc dan Wahyu Sasongko SH MHum kepada ANTARA Bandarlampung, Selasa, menilai putusan MK sudah sesuai dengan aspirasi yang menguat berkaitan pencalonan kepala daerah tidak harus melalui pintu partai politik saja.

“MK telah mengoreksi ketentuan dalam UU Pemda itu yang membatasi pencalonan di luar partai politik bagi calon independen karena bisa timbul diskriminasi dan pembatasan hak orang menjadi pemimpin,” kata Wahyu Sasongko, kandidat doktor di UI-Jakarta yang dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) itu pula.

Menurut Wahyu, tindaklanjut pengaturan bagi pencalonan tokoh independen dalam pemilihan kepala daerah itu diserahkan kepada pemerintah untuk membuatnya.

“Tapi jangan sampai pemerintah kemudian main mata dengan parpol yang pasti tidak akan ikhlas melepaskan begitu saja kewenangan pencalonan yang selama ini menjadi monopolinya,” kata Wahyu lagi.

Menurut dia, aturan pelaksanaan yang harus segera dibuat pemerintah adalah Peraturan Pemerintah (PP) atau Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu), mengingat kondisi pasca putusan itu yang harus segera dilaksanakan.

“Saya menilai tidak perlu sampai membuat Undang-Undang yang baru, karena dengan putusan MK itu secara otomatis ketentuan dalam UU Pemda yang dianggap kurang tepat telah dikoreksi dan tidak berlaku lagi,” ujarnya pula.

Wahyu mengingatkan, hendaknya pemerintah tidak lagi mengulur-ulur waktu untuk membuat pengaturan bagi calon independen sesuai dengan hasil putusan MK dimaksud.

“Kelompok masyarakat sipil dan semua pihak harus terus mengontrol dan menekan agar tidak terjadi main mata maupun upaya untuk mengulur-ulur waktu, karena aturan pelaksanaan bagi calon independen itu seharusnya segera dibuat dan diberlakukan,” demikian Wahyu Sasongko.

Pengamat Politik dari Universitas Bandarlampung (UBL), Drs Jauhari M Zailani MSc juga berpendapat, atas putusan MK itu dipastikan umumnya parpol tidak akan rela melepaskan hak dan kewenangan dalam pencalonan kepala daerah yang selama ini dimiliki.

“Tentu saja putusan MK yang memberikan peluang munculnya calon independen itu, akan membuat parpol harus bekerja keras lagi,” kata mantan Dekan FISIP UBL itu pula.

Paling tidak, menurut Jauhari, parpol akan terdorong untuk tidak lagi “bermain-main” dalam pencalonan kepala daerah serta tidak akan sepenuhnya mengandalkan kepentingan elite dan kecenderungan praktik politik uang yang berlaku saat pencalonan itu.

“Parpol akan terdorong lebih serius mencari calon kepala daerah yang memang layak dimajukan dan cukup populer, karena kalau tidak bisa kalah dengan calon independen,” ujar Jauhari lagi.

Jauhari maupun Wahyu Sasongko bersepakat pula, putusan MK itu akan mendorong munculnya calon pemimpin alternatif dari luar jalur parpol di berbagai daerah di Indonesia yang siap menyelenggarakan pemilihan kepala daerah, termasuk di Lampung.

Calon yang lebih banyak, menurut keduanya, memungkinkan para pemilih mendapatkan alternatif terbaik yang dapat dipilih menjadi pemimpin di daerahnya

Pencalonan dari luar parpol itu juga menunjukkan kualitas demokrasi yang semakin baik dan tidak adanya lagi diskriminasi untuk maju memimpin suatu daerah.

Ancaman Kesehatan Wi-fi Tidak Terbukti

wi-fiWi-fi (wireless fidelity) yang lebih dikenal sebagai jaringan lokal nirkabel semakin populer terutama di negara-negara maju dan berkembang. Dengan wi-fi orang bisa masuk ke jaringan internet tanpa harus repot menyambungkan kabel dari komputer ke line telepon.

Di balik kemudahan yang ditawarkan wi-fi, ada beberapa keyakinan publik yang menganggap wi-fi berdampak negatif terhadap kesehatan. Mereka yang tidak setuju dengan kehadiran wi-fi beralasan radiasi elektro magnetik dari wi-fi bisa menyebabkan nyeri di kepala, gangguan tidur dan mual-mual, terutama bagi mereka yang electrosensitive. Tapi benarkah wi-fi berbahaya bagi kesehatan?

Ketakutan akan dampak buruk wi-fi terhadap kesehatan ini dimentahkan ilmuwan Inggris. Seperti yang diungkapkan Sir William Stewart, ketua Health Protection Agency, mengatakan pada BBC Programme Panorama, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan teknologi wi-fi. Tak ada bukti pasti yang menyebutkan, perangkat seperti ponsel dan wi-fi menyebabkan kesehatan terganggu.

Hal senada juga diungkapkan Professor Lawrie Challis, dari Nottingham University. Dalam pernyataannya pada BBC, Senin (21/05), Prof Challis, yang menjabat sebagai ketua Mobile Telecommunications and Health Research (MTHR) menyebutkan: “Radiasi elektro magnetik dari Wi-fi sangat kecil, pemancarnya juga berkekuatan rendah, selain itu masih ada jarak dengan tubuh.

“Bisa jadi radiasi elektro magnetik sangat dekat dengan tubuh, ketika kita memangku laptop, namun dalam pengamaatan saya setiap orang tua akan meminta anak mereka untuk tidak terlalu sering menggunakan ponsel mereka dan selalu meminta mereka untuk menaruh laptop di atas meja, bukan di pangkuan, jika mereka berinternet terlalu lama.”

Untuk mendukung pernyataan ini, tim Panorama BBC mengunjungi sebuah sekolah di Norwich, yang memiliki seribu siswa, dan mencoba membandingkan tingkat radiasi dari ponsel dan penggunaan wi-fi di dalam kelas. Hasilnya menunjukkan radiasi wi-fi di ruang kelas tiga kali lebih besar dibanding pancaran yang dikeluarkan ponsel.

Namun ahli kesehatan psikis Professor Malcolm Sperrin mengatakan sinyal wi-fi yang lebih besar tiga kali lipat dibanding radiasi ponsel di suatu sekolah masih belum relevan, karena belum ditemukan pengaruhnya terhadap kesehatan.

“Wi-fi adalah teknologi yang menggunakan gelombang radio elektro magnetik rendah, yang sebanding dengan oven microwave, bahkan 100 ribu kali lebih rendah dari microwave.”

Tipe radiasi yang dipancarkan gelombang radio (wi-fi), microwaves, dan ponsel telah menunjukkan kenaikan level temperatur jaringan yang sangat tinggi, yang biasa disebut thermal interaction, namun masih belum ada bukti level tersebut menyebabkan kerusakan.

Health Protection Agency menyebutkan duduk di ruangan yang memiliki hotspot selama setahun sebanding dengan gelombang radio yang dipancarkan saat bercakap-cakap dengan ponsel selama dua puluh menit.

“Gelombang radio sudah menjadi bagian dari kehidupan kita selama hampir seabad atau lebih, namun jika ada gangguan yang signifikan terhadap kesehatan, pasti ada kajian yang akan mencatatnya, dan selama ini berbagai studi masih belum menemukan bukti transmisi wi-fi bagi kesehatan.

Hal senada juga didukung Professor Will J Stewart, rekan dari Royal Academy of Engineering, yang mengatakan: “Ilmu pengetahunan telah mempelajari pengaruh ponsel bagi kesehatan selama bertahun-tahun dan kekhawatiran akan dampak radiasi ponsel masih sangat kecil.

“Begitu juga dengan wi-fi, jika digunakan dalam batas yang wajar tak akan ada pengaruhnya bagi kesehatan dalam waktu yang lama. Namun bukan berarti semua radiasi elektro magnetik tak berbahaya, misalnya sinar matahari yang terbukti menyebabkan kanker kulit, jadi jika Anda menggunakan laptop saat berjemur di pantai, ada baiknya mencari tempat yang teduh,” tambah Sperrin yang mengatakan sampai saat masih belum ada banyak bukti yang cukup berrarti akan dampak negatif wi-fi.

Namun yang lebih dikhawatirkan Sperrin bukan pada gelombang wi-fi, namun pada perilaku dalam penggunaan laptop, dan panas yang dihasilkan laptop pada beberapa bagian sensitif pada tubuh, yang berdampak pada kesehatan.

Badan Antariksa Perancis Temukan ‘Jupiter Panas’

antariksaantariksa

Penyelidikan antariksa Perancis yang didesain untuk mencari bintang-bintang yang mengorbit dunia lain telah membuat penemuan pertama, sebuah ‘Jupiter panas’ yang mengitari sebuah matahari berjarak 1.500 tahun cahaya. Satelit Pemburu planet, yang diberi nama Corot (dibaca: Coreau) itu diluncurkan 27 Desember silam.

Penemuan yang diberi nama Carot-Exo1b itu berdiameter antara 200.000 dan 250.000 km (125.000 dan 155.000 mil) dan memiliki massa 1,3 kali dari Jupiter, planet terbesar dari sistem tata surya kita, kata Pusat Studi Antariksa Nasional (CNES) dalam siaran persnya.

Ukuran dan jarak kedekatannya ke bintang itu, yang mengorbit hanya satu setengah hari, membuatnya dikategorikan sebagai sebuah ‘Jupiter panas’, katanya.

Planet semacam itu tidak mungkin bisa dihuni oleh makhluk hidup apapun karena planet tersebut bukan merupakan dunia yang berbatuan dengan suhu ringan, namun merupakan planet raksasa yang hangus dan terbuat dari gas.

Corot, sebuah proyek bernilai 170 juta ero (231 juta dolar AS) yang juga didanai oleh Badan Antariksa Eropa (ESA), Austria, Belgia, Brazil dan Jerman, mengangkut sebuah teleskop berukuran 30 sentimeter (12 inci) dan dua kamera.

Hingga Kamis (3/5), sebanyak 232 exoplanet telah dibidik, menurut Kamus Planet-Planet Extrasolar (http://exoplanet.eu/).

Dunia di luar tata surya untuk kali pertama terlihat pada 1995. Namun akhirnya semua penemuan itu telah dilakukan secara tidak langsung, umumnya lewat sebuah ‘goyangan’ dalam cahaya, yang terlihat dari Bumi, ketika planet itu mengitari bintangnya.

Perubahan dalam tanda-tanda cahaya dapat menghasilkan beberapa petunjuk tentang ukuran dan orbit planet tersebut.

Nikmati Keindahan Foto Ponsel dengan Printer Canggih

Punya foto kenangan indah dan ingin segera mencetaknya? Tak perlu khawatir. Kini, hadir printer yang bisa mencetak foto tersebut langsung dari ponsel atau dari kamera digital Anda. “Yang penting, ponsel itu kompatibel dan memiliki piranti lunak yang sesuai dengan printer itu,” kata Ronny Wijaya, pemilik Megarich Komputer, kepada Tribun, Sabtu (21/7).

Dua jenis printer itu adalah HP Photosmart 7830 keluaran Hewlett Packard (HP) dan DCP-130 C keluaran Brother. Tak perlu khawatir kemungkinan ribet dalam mengoperasikannya karena kedua penghasil printer ini mengklaim sangat mudah mengoperasikannya.
HP sepertinya tidak ingin tertinggal jauh di sektor teknologi terlebih sebagai pionir hardware, HP terbilang sangat sukses. Untuk mengikat loyalitas pelanggan dan memudahkan, HP mengeluarkan seri kamera digital yang pas dengan printer tersebut. Yaitu, HP Photosmart R967 Digital Camera series.

Nah, jika Anda memiliki kamera tipe di atas, tak usah ragu untuk menyandingkannya dengan HP Photosmart 7830. Tapi, ini tak berarti kamera lain tak memungkinkan karena printer ini disediakan port USB yang bisa menghubungkan gambar langsung dari kamera atau ponsel ke printer.

Teknologi ini memang dibidik untuk pangsa pasar yang menginginkan kemudahan. Bayangkan saja, jika Anda terburu-buru ingin mencetak foto sementara lokasi tempat mencetak lumayan jauh. Printer ini juga menghasilkan gambar seindah aslinya sehingga tak usah ragu akan kualitas gambar tersebut.

Merek Brother memang sedikit awam bagi telinga sebagian besar pengguna printer. Tetapi, perusahaan ini sudah malang melintang sejak tahun 1908 yang didirikan oleh Kanekichi Yasui melalui Yasui Sewing Machine Co. Meski terkenal dengan produksi mesin jahit, namun printer keluaran Brother ini bisa diandalkan.

Jikalau Anda ingin mencetak foto pribadi sementara Anda ragu akan keamanan dan privasi, mengapa tidak mencoba kedua jenis printer yang disebutkan di atas. Dijamin, Anda akan puas akan hasilnya. Silakan mencoba.

« Entri lama Entri Lebih Baru »