Gubernur Bantu Rp 100 Juta Korban Banjir Lutra

Masamba, -Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), M Amin Syam, kembali mengucurkan bantuan sembako senilai Rp 100 juta kepada korban banjir di Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Kamis (21/6).
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa Sulsel, A Baso Gani mewakili gubernur. Bantuan ini diterima Wakil Bupati Lutra, Arifin Junaidi.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulsel juga pernah memberikan bantuan serupa kepada warga di tiga kecamatan yang dilanda banjir. Penyerahan bantuan berlangsung di depan pasar Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta.
Hingga saat ini, sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Baebunta masih terendam banjir. Bahkan, beberapa waktu lalu, tiga desa di kecamatan tersebut sempat terisolasi karena ketinggian air mencapai hingga tiga meter di titik-titik tertentu.
Banjir yang melanda warga di Kecamatan Baebunta ini diakibatkan meluapnya aliran Sungai Rongkong yang merupakan sungai terbesar dan terpanjang di daerah ini. Meluapnya air Sungai Rongkong ini disebabkan tanggul tanah yang dibangun pemerintah senilai Rp 3 miliar bobol.
Selain menggenangi ratusan rumah warga, banjir yang sudah merupakan langganan warga setiap tahunnya ini juga menggenangi ribuan hektare lahan perkebunan dan persawahan warga yang mengakibatkan kerugian hingga miliaran rupiah.
Warga di daerah ini sendiri sangta berharap agar pemerintah tidak hanya rajin memberikan bantuan tetapi lebih pada penanggulangan banjir sehingga mereka kembali dapat bercocok tanam.
Beberapa waktu lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutra bekerja sama dengan Bank Mandiri Cabang Palopo juga menyerahkan bantuan sembako senilai Rp 64juta kepada korban banjir di Desa Lawewe, Beringin Jaya, Lembang-Lembang, dan Mekar Sari Jaya.(wd)

Sampaikan Salam Amin
SEBELUM menyerahkan bantuan kepada korban, Kepala Bekesbang Sulsel A Baso Gani yang turun langsung di tengah genangan air selutut orang dewasa itu menyampaikan salam dari Gubernur Sulsel, Amin Syam, kepada warga yang tertimpa banjir.
“Gubernur kita, Bapak M Amin Syam sangat prihatin dengan musibah banjir yang menimpa warga di Luwu Utara ini. Makanya dia memberikan bantuan dengan harapan melalui bantuan ini dapat meringankan beban penderitaan warga yang tertimpa musibah,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi sambutan penerimaannya menjelaskan kepada masyarakat bahwa maksud kedatangan utusan gubernur ini adalah ingin melihat langsung penderitaan yang dialami warga.
Sejumlah warga yang berada di tempat itu merasa senang dengan adanya bantuan ini. “Tentu kami (warga) sangat senang dengan adanya bantuan seperti karena paling tidak dapat meringankan beban kami,” kata salah seorang warga.

Kontraktor Harus Miliki Tenaga Teknis

Malili, Tribun — Bupati Luwu Timur (Lutim), A Hatta Marakarma, menegaskan kepada para kontraktor yang akan mengerjakan proyek fisik di Lutim Tahun Anggaran 2007 ini harus memiliki tenaga teknis dalam proses pengerjaan proyek.
Hal itu disampaikan Hatta dalam pertemuannya dengan sejumlah kontraktor, Rabu (20/6), di Aula Danau Matano, kantor bupati. “Kontraktor harus punya tenaga teknis di lapangan sehingga pekerjaan yang dihasilkan bisa maksimal,” katanya.
Hatta menuturkan, salah satu penyebab sehingga terjadi beberapa kendala bahkan kasus di lapangan karena perusahaan atau kontraktor tidak memiliki tenaga teknis yang punya kompetensi dalam hal proyek.
“Saya juga ingatkan kepada patra kontraktor bahwa untuk pengerjaan proyek tahun anggaran 2007 ini, tidak ada lagi istilah perpanjangan kontrak bagi yang masa kontraknya sudah habis tanpa alasan yang jelas,” katanya.
Jika suatu proyek habis masa kontraknya namun belum selesai dikerjakan maka pemerintah akan memutuskan kontrak dengan perusahaan tersebut dan mengenakan denda berdasrkan aturan yang ada.
“Kontraktor itu (nakal) juga tidak akan diberi proyek lagi di Lutim,” kata Hatta yang berjanji akan terjun langusng ke lapangan untuk mengejek sejumlah proyek yang dikerjakan. (wd)