Belopa,- Ratusan rumah warga di daerah Padangan Sappa, Kecamatan Buffon, Kabupaten Luwu, Minggu (24/6) malam, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Banjir yang melanda daerah Padanga Sappa ini disebabkan karena bobolnya tanggul irigasi di daerah tersebut. Hujan deras terus mengguyur daerah ini selama beberapa hari terakhir.
“Sampai sekarang ketinggian air masih mencapai satu meter dan kemungkinan akan bertambah tinggi karena hujan nampaknya akan terus mengguyur daerah Padang Sappa,” kata Sofyan, salah seorang warga Padang Sappa, Minggu (24/6).
Fian menuturkan, selain menggenangi ratusan rumah warga, banjir ini juga menggenangi ratusan hektare lahan perkebunan dan persawahan milik warga. Kerugian yang diakibatkan banjir ini ditaksir hingga ratusan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun Tribun, hingga pukul 20.00 wita tadi malam, ketinggian air sudah mencapai 1,5 meter. Di beberapa titik ketinggian air sudah mencapai dua meter. Bahkan banjir telah menghanyutkan rumah warga.
Selama beberapa pekan terakhir, curah hujan di empat daerah di Tana Luwu, Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, da Kabupaten Luwu Timur, cukup tinggi. Di Kota Palopo sendiri, keseringan hujan turun pada malam hari.
Luwu Utara
Selain di Luwu, ratusan rumah dan ribuan hektare lahan persawahan dan perkebunan milik petani di Kabupaten Luwu Utara hingga saat ini masih terendam banjir akibat hujan deras yang terus mengguyur daerah hulu Sungai Rongkong.
Beberapa waktu lalu, sejumlah kelurahan dan desa di Kota Palopo dan Kabupaten Luwu Timur juga terendam banjir bandang karena tingginya curah hujan di daerah tersebut.
Jika hujan deras terus mengguyur daerah Padang Sappa, maka ketinggian air ditaksir dapat mencapai 2,5 meter dan akan mengenangi seluruh daerah tersebut. (wd)