Kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Azis Qahhar Mudzakkar- Mubyl Handaling, melakuka roadshow untuk melantik tim pejuang dan tim kekerabatan di Tana Luwu.
Kamis (5/7) kemarin, rombongan Azis memulai pelantikan tim pejuang dan tim kekerabatan di Gedung Serbaguna Andi Simpurusiang, Belopa, Luwu, sekitar pukul 09.00 wita. Pelantikan dihadiri ribuan massa.
Usai melantik tim pejuang dan tim kekerabatan di Belopa, rombongan Azis-Mubyl bergerak ke Kota Palopo untuk melantik tim pemenangannya di daerah ini. Pelantikan berlangsung di Gedung Saodenrae, Kota Palopo, sekitar pukul 17.00 wita.
Salah seorang tim pejuang Azis-Mubyl di Palopo, AS Maslim, mengatakan, pelantikan dihadiri ribuan masyarakat yang siap memenangkan Wija to Luwu itu di kancah pilkada Sulsel.
“Ini sementara pelantikan tim pejuang dan tim kekerabatan. Dihadiri ribuan masyarakat. Setelah makan malam, rombongan Azis-Mubyl akan bertolak ke Malili, Luwu Timur,” kata Maslim saat dihubungi per telepon, kemarin.
Sekretaris Pemuda Pancasila Sulsel ini menambahkan, tim pejuang dan tim kekerabatan ini terpisah. Namum, keduanya mempunyai misi untuk memenangkan pasangan Azis-Mubyl. Tim kekerabatan itu dibentuk keluarga dan kerabat Azis.
Sedangkan tim pejuang adalah simpatisan dan pendukung. Saat ini, tim pejuang Azis- Mubyl maupun tim kekerabatan sudah terbentuk di seluruh wilayah kecamatan dan kelurahan/desa di Kota Palopo.
Jumat (6/7) besok, rombongan Azis-Mubyl kembali akan melantik tim pejuang dan tim kekerabatan di Kabupaten Luwu Timur dan Luwu Utara.

Perolehan Suara
BANYAKNYA masyarakat yang menghadiri pelantikan tim pejuang dan tim kekerabatan Azis- Mubyl di Tana Luwu membuat tim pemenangan kandidat ini optimis bisa meraih suara mayoritas di daerah ini.
Tidak tanggung-tanggung, mereka menargetkan perolehan suara pada pilkada yang direncanakan 5 November mendatang sekitar 75-80 persen. Khusus di Kota Palopo ditarget peroleh antara 65-75 persen.
Tim pejuang Azis-Mubyl Kota Palopo, AS Maslim, mengaku optimis duet Azis-Mubyl akan meraih suara mayoritas di Tana Luwu. Selain karena Azis merupakan asli putra daerah Tana Luwu, sosok Azis juga dikenal sebagai politisi bersih dan sangat anti dengan KKN.
“Masyarakat yang menghadiri pelantikan saja sudah ribuan padahal belum dikelola secara maksimal. Jika dikelola secara maksimal tentu akan lebih besar lagi,” katanya.
Terkait adanya dua kandidat dari Tana Luwu, Maslim mengaku mereka memiliki segment tersendiri. Masyarakat akan bisa melihat siapa yang layak memperoleh dukungan untuk memperjuangkan kepentingan warga di daerah ini