Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Nenaga Taufiq Effendi mengemukakan, Agustus 2007 pemerintah akan meluncurkan Kartu PNS Elektornik (KPE). Selain sebagai identitas, kartu multifungsi ini juga bisa menjadi pengganti kartu ATM, dan kartu asuransi kesehatan (Askes).
Untuk tahap uji coba, sebanyak 12 ribu PNS di lingkup Kementerian PAN mulai menggunakan kartu ini. Lalu akan menyusul 500 ribu pegawai Pemprov DKI Jakarta. Ditargetkan awal 2009, sebanyak 3,7 juta PNS di seluruh Indonesia, akan menikmati aneka manfaat KPE ini.
“Nantinya akan diberikan pada pensiunan PNS,” kata menteri dalam jumpa pers khusus di Kantor Menko Kesra, Jakarta, kemarin.
Hingga kini, katanya, kementerian PAN masih menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak yang terkait untuk melengkapi fasilitas KPE. Taufiq menambahkan, KPE akan berfungsi sebagai registrasi PNS agar data dari pusat hingga daerah menjadi lebih akurat.
“Biar nantinya tidak ada lagi nomor induk pegawai (NIP) ganda seperti yang terjadi sekarang,” ujarnya. Taufik menegaskan tak ada pungutan apapun untuk mendapat kartu ini.

fungsi KPE
– Kartu identitas PNS yang memuat data lengkap guru
– Sebagai ATM dengan nomor rekening di bank dan bisa digunakan di ATM Bersama
– Sebagai kartu Askes di rumah sakit
– Rekenging dana pensiun PNS akan dimasukkan ke dalam rekening kartu ini
– Kartu ini akan dibuat oleh bank-bank tempat PNS menerima gaji