Sebuah lonceng klenteng dengan berat sekitar satu ton berwarna kuning emas berhasil diamankan kepolisian Polresta Belabuhan Makassar dari tangan tiga pria yang belum diketahui identitasnya, di sekitar pelabuhan Poetere, Jumat dini hari.

lonceng yang berdiameter sekitar dua meter dengan tinggi satu setengah meter itu diduga hasil curian yang dilakukan oleh ke tiga pelaku dari salah satu tempat ibadah di kota Makassar.

Penemuan itu berawal ketika seorang anggota polisi dari Polresta Pelabuhan, Bribda Syamsul Bahri sedang melakukan patroli sekitar pukul 02.00 Wita di wilayah pelabuhan Poetere.

Kerena curiga, maka ia mendekati tiga orang pemuda yang sedang mendorong sebuah becak tanpa atap yang diatas becak tersebut terdapat sebuah benda besar yang ditutupi selembar kain, setelah dibuka ternyata sebuah lonceng klenteng.

“Ketika saya mendekatinya, ketiga pria itu melarikan diri sementera barang bawaannya ditinggal, karena beratnya tidak seimbang dengan becak yang ditumpangi untuk mengankat benda tersebut roda belakang becak itu terangkat,” kata Syamsul.

Karena tidak dapat diangkat sendiri, akhirnya Syamsul memanggil puluhan anggota polisi lainnya untuk membantu mengangkut lonceng tersebut hingga ke kantor polisi dengan menggunakan mobil patroli.

Hingga saat ini aparat kepolisian belum mengetahui pemilik dari lonceng klenteng yang saat ini masih diamankan di Polsekta Pelabuhan, kerena hingga kini ada warga yang melaporkan kehilangan klenteng.