Suasana sidang yang berlangsung di beberapa ruangan di Pengadilan Negeri (PN) Palopo langsung hening sejenak saat suara keras letusan senjata menggema dalam areal pengadilan.
Bahkan, salah seorang terdakwa yang sementara duduk di kursi pesakitan terlihat sangat kaget dengan suara keras tersebut. Beberapa pengunjung sidang langsung berlari ke halaman belakang kantor pengadilan di mana suara tersebut berasal.
Bahkan, salah seorang hakim yang hendak salat di musola mengurungkan niatnya dan langsung berlari ke halaman belakang gedung PN. Tak jauh dari ruang tahanan terdakwa, terlihat sejumlah warga mengerumuni dua mobil kijang pembawa tahanan yang terletak tak jauh dari ruang tahanan terdakwa.
Salah seorang anggota polisi berpangkat bripda yang bertugas mengawal para tahanan dikerumuni warga. Wajah anggota polisi berinisial Rf tersebut terlihat pucat dan bercucuran keringat.
Ternyata suara keras yang membuat beberapa pengunjung pengadilan kaget berasal dari senjata laras panjang milik anggota polisi tersebut. Rf menuturkan, saat duduk di bagian depan mobil tahanan, dirinya berupaya membetulkan senjatanya yang macet.
Saat sementara membetulkan senjatanya, tanpa sengaja senjata itu meletus dan pelurunya menembus pintu depan mobil tahanan. Beruntung tidak ada warga yang terkena proyektil senjata milik Rf, hanya kaca serta pintu depan sebelah kiri mobil tersebut yang rusak akibat tertembus peluru.
“Makanya hati-hati jika sementara pegang senjata, untung Bapak masih diselamatkan Tuhan karena tidak ada orang kena pelurunya,” kata salah seorang warga.
Ia mengaku sangat kaget dengan suara tembakan tersebut karena saat senjata anggota polisi itu meletus dirinya tepat berada di sebelah kanan pintu depan mobil tahanan terserbut.